Artikel Fibroscan

Hati Bisa Rusak Tanpa Gejala!
Fibroscan dan Peranannya dalam Diagnosis Penyakit Hati

DAFTAR ISI
  • Apa itu FibroScan?
  • Mengapa Pemeriksaan FibroScan Penting di Dunia Kesehatan?
  • Fibroscan dalam Konteks Penyakit Hati yang Sering Dijumpai
  • Apa itu FibroScan?
Apa itu FibroScan?

FibroScan adalah sebuah alat pemeriksaan medis modern yang digunakan untuk menilai kesehatan hati secara non-invasif (tanpa sayatan atau biopsi). Metode ini bekerja dengan prinsip transient elastography, yaitu mengukur kekakuan dan elastisitas jaringan hati melalui gelombang suara yang dipancarkan ke organ hati. Semakin keras jaringan hati (ragam gelombangnya cepat), semakin besar kemungkinan terjadinya fibrosis atau penumpukan jaringan parut akibat kerusakan hati.

Penyakit Hati Lain yang Dicek dengan Fibroscan

FibroScan banyak digunakan untuk mengevaluasi beberapa kondisi hati, seperti:

  • Hepatitis B dan C kronik
  • Penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD/NASH)
  • Penyakit hati akibat racun atau alkohol
  • Kondisi genetik seperti hemochromatosis atau Wilson's disease
  • Sirosi dan risiko kanker hati

FibroScan vs. Biopsi Hati: Perbandingan Singkat

Untuk waktu yang lama, biopsi hati menjadi standar emas dalam penilaian fibrosis hati — yaitu dengan mengambil potongan kecil jaringan hati melalui jarum. Namun biopsi memiliki beberapa kelemahan, seperti risiko komplikasi dan ketidaknyamanan bagi pasien. FibroScan, walau tidak menggantikan peran biopsi secara total dalam semua kasus, telah menunjukkan bahwa ia mampu mengurangi kebutuhan biopsi sampai puluhan persen terutama ketika dikombinasikan dengan teknik non-invasif lain. FibroScan menjadi alternatif penting untuk memantau kondisi hati tanpa harus melakukan biopsi tradisional yang lebih invasif, berisiko, dan tidak nyaman bagi pasien.

Mengapa Pemeriksaan Fibroscan Penting di Dunia Kesehatan?
1. Diagnosis Dini Penyakit Hati

Salah satu kekuatan utama pemeriksaan FibroScan adalah kemampuannya mendeteksi kerusakan hati sejak tahap awal, bahkan ketika gejala belum muncul. Ini sangat penting karena banyak penyakit hati — seperti fibrosis atau sirosis — cenderung berkembang tanpa tanda yang jelas sampai fase lanjut.

2. Non-Invasif dan Nyaman

Prosedur ini berlangsung cepat (biasanya kurang dari 10 menit), tidak menyakitkan, dan tidak memerlukan anestesi atau pemulihan khas setelah operasi seperti pada biopsi. Pasien pun bisa kembali ke aktivitas sehari-hari sesudah pemeriksaan selesai.

3. Pengukuran yang Akurat

FibroScan memberikan angka yang menunjukkan tingkat kekakuan hati (yang berkaitan dengan fibrosis) dan kadang juga jumlah lemak pada jaringan hati (controlled attenuation parameter atau CAP). Nilai-nilai ini memberi gambaran tentang seberapa parah kerusakan hati, sehingga dokter bisa memetakan stadium penyakit dan merencanakan terapi yang tepat.

4. Memantau Progres dan Pengobatan

Karena pemeriksaan ini aman diulang, dokter sering menggunakan FibroScan untuk melihat bagaimana perubahan fungsi hati dari waktu ke waktu — misalnya setelah terapi hepatitis, diet sehat, atau perubahan gaya hidup — tanpa harus melakukan biopsi lagi.

Fibroscan dalam Konteks Penyakit Hati yang Sering Dijumpai
Fibrosis Hati dan Sirosis

Fibrosis adalah kondisi di mana jaringan parut mulai menggantikan jaringan hati yang sehat akibat kerusakan kronis. Jika kerusakan ini berlangsung terus menyerang organ hati dalam jangka panjang, fibrosis dapat berkembang menjadi sirosis — tahap lanjutan dan lebih serius dari penyakit hati.

Sirosis merupakan kondisi permanen di mana fungsi hati menurun drastis dan tidak dapat kembali ke normal. FibroScan membantu menentukan seberapa luas fibrosis atau sirosis terjadi, sehingga perawatan bisa diarahkan sedini mungkin.

Kesimpulan

FibroScan adalah sebuah inovasi teknologi medis yang sangat membantu dalam manajemen penyakit hati kronis. Dengan pemeriksaan yang cepat, aman, dan non-invasif, FibroScan memungkinkan deteksi dini fibrosis hati, monitoring perkembangan penyakit, dan evaluasi efektivitas terapi — semua tanpa tindakan invasif yang menyakitkan.

Penyakit hati seperti fibrosis dan sirosis merupakan kondisi serius yang membutuhkan diagnosis dan penanganan sedini mungkin agar fungsi hati tetap optimal. Pemeriksaan FibroScan dapat menjadi alat evaluasi penting dalam dunia kesehatan modern. (referensi artikel di bawah)

Daftar Pustaka
  1. WebMD - FibroScan: Liver Health Assessment
  2. Matilda International Hospital - Fibro-scanning Benefits
  3. Medsarc - Understanding FibroScan Uses and Benefits
  4. Rumah Sakit Universitas Indonesia - Artikel Sirosis Hati
  5. Hello Sehat - Fibrosis Liver Overview
  6. Jurnal Healthy Tadulako - Analisis Fibrosis Hati dengan FibroScan dan Skor Lainnya
  7. PubMed - Utility of FibroScan in Evaluation of Liver Fibrosis